Tambang Maut Potolo di Police Line

78
TKP yang menewaskan dua warga Desa Tungoi, yang telah dipasang garis polisi oleh Polres Kotamobagu.(Foto: Istimewa)

BMR.NEWS,HUKRIM –  Pertambangan maut Potolo, di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong yang menewaskan dua nyawa korban yakni, SP alias Sonti (38), dan AM alias Amang (40), warga Desa Tungoi 1, di pasang garis polisi (Police Line) oleh Polres Kotamobagu, Rabu (06/03/2019). Informasi didapat, pasca kejadian Polres Kotamobagu langsung memasang garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menewaskan dua warga Desa Tungoi tersebut.

Kasat Reskrim AKP M Aswar Nur SIK, melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Kotamobagu, Muhammad Saladin S, Tr,K membenarkan hal tersebut. “Yah sudah dipasang garis Polisi,” kata Saladin.

Menurut Saladin, pemilik lokasi yang menewaskan dua warga Desa Tungoi itu, akan dipanggil untuk diperiksa penyidik. “Pemilik lokasi pasti kita panggil untuk diperiksa,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pemilik lokasi yang menewaskan dua warga Desa Tungoi itu diduga milik GL alias Gus, warga Desa Tungoi. Kedua korban diduga tewas karena Zat Asam dilokasi tersebut, hingga jatuh ke lubang galian emas dengan kedalaman kurang lebih 20 Meter. (tim/gry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.